6 Fakta Menarik Kawah Ijen di Jawa Timur, Indonesia

Jika Anda tertarik untuk mengikuti wisata Bali-Bromo, ada sebuah situs dalam antrean untuk dikunjungi. Itu Kawah Ijen. Kawah Ijen, sesuai dengan namanya, adalah sebuah kawah yang terletak di puncak Gunung Ijen. Kawah ini dibangun dengan kedalaman sekitar 200 meter dan lebar 5.466 hektar. Tentu saja, ada banyak alasan mengapa kawasan ini istimewa dan bahkan layak untuk dikunjungi. Meskipun mungkin tidak sepopuler Bali atau Bromo, ia memiliki beberapa fakta menarik untuk diketahui.

Apakah mereka?
Lokasi strategis

Peti tersebut berada di antara Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur. Banyuwangi sendiri merupakan ujung pulau Jawa, bersebelahan dengan Bali. Artinya perjalanan dari Bali ke Kawah Ijen relatif singkat dan cepat. Karena itu, setiap paket wisata baik dari Bromo ke Bali atau dari Bali ke Bromo harus menyertakan Ijen sebagai tujuan.

Api biru

Berdasarkan beberapa survei yang dilakukan oleh masyarakat setempat, alasan utama wisatawan berkunjung ke Kawah Ijen adalah karena adanya Blue Fire. Api biru adalah api alami di darat yang berasal dari bumi. Sama sekali tidak berbahaya, tentunya jika dilihat dari jarak tertentu. Selain itu, api birunya sangat mempesona dan indah dan tidak mudah ditemukan di tempat lain. Di bumi ini, hanya ada dua titik api biru; mereka adalah Ijen dan daerah tertentu di Islandia. Untuk mencapai kawasan ini, Anda harus mendaki terlebih dahulu karena terletak di ketinggian 2.443 dari permukaan laut. Sayangnya, Anda tidak dapat melihat api biru sepanjang waktu. Nyala api berada di puncak keindahannya mulai pukul 02.00 hingga 03.00 pagi.

Matahari Terbit Ijen yang Luar Biasa

Momen lain yang bisa dinikmati di sana adalah matahari terbit. Hal ini didukung dengan pemandangan sekitar yang juga sangat indah. Namun, memang ada upaya untuk menikmati matahari terbit di sini. Pastikan untuk bangun sangat pagi dan bahkan tengah malam. Ya, setelah selesai menonton Blue Fire pada pukul 03.00 dini hari, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menuju ke area sunrise. Tunggu sebentar saja sampai subuh. Pagi harinya baru turun dan istirahat di hotel atau homestay sebelum menuju destinasi selanjutnya.

Wisata Kopi

Tempat wisata ini masih tergolong baru. Tak bisa dipungkiri, beberapa daerah di Indonesia memang terkenal dengan kopinya. Nah, salah satunya hanya bisa ditemukan di kawasan Lerek, Banyuwangi, tepat di kawasan lereng Bromo. Jenis kopi khas di sini adalah Robusta. Bagi Anda para pecinta kopi jangan sampai melewatkannya karena Anda bisa menikmati secangkir kopi sambil berada di tengah perkebunan. Apakah Anda ingin memiliki lebih banyak pengalaman? Para wisatawan diperbolehkan memetik sendiri biji kopi tersebut sebelum diolah dan diseduh menjadi minuman yang nikmat.

Gerobak Tradisional

Jika di tempat lain Anda dapat pergi ke mana saja dengan taksi, bus, dan transportasi lain dengan mesin, gerobak tradisional masih digunakan di sini. Lalu, ada warga sekitar yang pekerjaannya menarik gerobak ini. Tentu saja, sudah ada tarif tetap dan Anda tidak perlu heran jika sedikit mahal. Para penarik gerobak juga perlu mengeluarkan tenaganya.

Pertambangan Tradisional

Tidak hanya menikmati pemandangan, Anda juga bisa melihat aktivitas warga sekitar. Mereka adalah penambang tradisional. Para penambang biasanya turun ke kawah untuk mengumpulkan bongkahan belerang. Uniknya, mereka masih melakukannya dengan cara yang sangat konvensional tanpa menggunakan mesin dan teknologi modern. Karena mereka benar-benar mampu melakukan itu, pekerjaan ini tidak berbahaya bagi mereka.